Jumat, 22 November 2013

lagi lagi Tuhan

"balon yang masih empat aja dipegang erat-erat"   
tersenyum saya membaca status Blackberry Messenger salah satu teman wanita saya. 
lalu saya iseng membaca ulang status tersebut, berkerut kening saya dalam hati bertanya.. apa maksudnya? ah bodoh sekali kamu mil, tentu kalimat itu yang akan keluar dari mulut teman saya jika saya menanyakan langsung apa maksud dari status isengnya itu. mungkin dia sedang kesal dengan kekasih hatinya. duh! kamu, jangan coba samakan hatimu dengan balon. laki-laki sekarang bukan dia di masa kecilnya, yang menganggap balon lebih berharga dari segalanya (kupegang erat-erat).

Langsung sajalah, saya sedang galau. ya Tuhan, aku galau, aku bingung... lagi lagi mengadu ke Tuhan, semoga Dia tidak bosan.

Dia laki-laki yang Kau kirimkan kepadaku, dijalan Kau takdirkan kita bertemu lalu berkenalan hingga sekarang. semua terasa indah Tuhan, sempurna. tapi mengapa perasaan ini kerap kali muncul?? selalu ada saja alasan yang seolah memerintah dan mengintimidasi saya bahwa setiap hari saya harus marah, bahwa saya harus ngambek. saya sendiri juga bingung, capek!

Dia selalu berkata kepada saya, bahwa "bukan aku yang cuek, selama ini aku perhatiin kamu. cuma kamunya aja yang berkebutuhan perhatian besar" begitu yang selalu dia bilang. Apa benar Tuhan? tentu Kamu yang lebih tahu isi hatinya...

Tapi coba telaah dulu, jika kamu diposisi sayapun akan merasakan hal yang sama. REPOSITION. belum lagi muncul hoby aneh yang sebelumnya tidak pernah saya bayangkan dan saya idam-idamkan sama sekali - pasangan saya mempunyai hoby tersebut : Bilyard. 

there is only one request.. tolong, sibukkan saya Tuhan, tolooooooooong.


hingga kau sadari hal ini...
seringkali aku jadi udara yang menyangga sayapmu.
ketika kau terbang menjauh, mengejar hal yang entah..

hingga suatu saat aku lelah dan tiada..

seringkali aku menjadi nafas yang kau hirup untuk tetap hidup..
sembari menadah luka basah..

hingga suatu saat aku hampa, dan kau punah..

siapa yang lebih ada?
hal entah yang kau kejar, atau cintaku?

_yang angin dibawah kepak sayap angan-anganmu.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar